Sabtu, 16 Juni 2012

Galau Ku Berbeda

Dengar Bapak, Ibu...

"Sejauh ini, yang terlintas didalam masa laluku adalah hal-hal baik tentangmu dan hal-hal yang buruk yang pernah aku lakukan padamu. Tak sedikitpun tertanam benih-benih jahat di otakku. Semua hanya sekejap mata. Begitu ingin diri ini bertemu hendak bercengkrama. Aku hanya mampu menemani kalian selama 18 tahun belakangan ini. Sungguh waktu sedetik yang tak pernah terbayangkan.

Andai kalian disini jauh lebih lama lagi, aku yakin, aku bisa menunjukkan dunia. Akan aku tunjukkan kota Dubai dengan seribu lampunya. Akan aku tunjukkan kota New York dengan gedung-gedung tingginya. Bila perlu dan jika memang ada, akan aku tunjukkan sebuah negeri di awan hanya dan terkhusus untuk kalian. Dan yang pasti, akan aku tunjukkan dunia ini begitu kecil ditangan anak-anakmu ini.

Kami sendiri. Kami kesepian.
Tapi itu semua hanya untuk menjukkan kepada kami bahwa dengan meninggalkan kami, kalian tahu kami begitu hebat. Kami begitu mandiri. Tapi bukankah itu keputusan yang sangat sengit ? Tentu saja Kalian memutuskannya bertiga tanpa pertimbangan dari kami. Tanpa kalian tiada kami. Tanpa kalian, dunia ini tak jadi penuh..."

Apakah kalian masih tetap mendengarkan ?

Aku pikir tidak... 

Tapi apakah percuma aku bicara seperti ini ?

Aku pikir juga tidak...

Masihkah kalian disini?



Ya... Didalam setiap hati kami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar