Kamis, 30 Agustus 2012

RENAISANS


Lahir kembali
Kapan? Kemarin? Sekarang? Esok?
Kunantikan kau!!
Kukagumi sayatan murni arti katamu….
Menjelma dalam diriku
Seirama gerakku
Lantunkan pikiranku
Lahirkan dogma kritisasi hidupku..
Proses pendewasaan menjadi wejangan  basi
Karena kumau lahir kembali

Rabu, 22 Agustus 2012

Hai... Selimut Nafas

Diamku mengalami keracunan
Saat tak ada dirimu, jiwa ini enggan tahu perasaan apa ini
Begitu kau datang, berdiripun aku sanggup tanpa kaki
Begitu kau menghampiri, jendela pilu tertutup rapat

Kau mengalami apa malam ini?
Kau tahu detak jantungku tak bisa terus berdetik
Tak bisa sembunyi dari aliran deras darahku
Tapi cukup memberiku tahu darimana kau datang

Dikau bila boleh kusebut
Adalah kepingan 1 perak mata uang
Tak berarti apa-apa jika aku punya triliunan jumlahnya
Sangatlah berharga jika aku punya hanya satu

Waktuku tak banyak untuk tahu siapa dirimu
Kilauan embun juga tak akan memberi tahuku
Hutangmu beribu padaku saat tak lagi kulihat bringas senyummu
Tak lagi memberi harapan nafsu

Jika kau baca ini, buka semua hatimu
Dan terima aku sebagai pelipur
Bukan sebagai tempat bernaung
Dan juga jangan jadikan aku sebagai seorang yang punya tempat spesial

Justru menghibur dirimu adalah tujuanku
Setelah tujuanku menjadi memutih bersamamu
Dengan hidup yang penuh dengan kata-kata
Dengan hidup yang penuh dengan kesempatan

Bergeming adalah kata tepat penggandeng nafas
Kau menjadikan udara disekitar kulitku begitu bergerak
Seakan mereka dengar kata hatiku yang sedang bergumam
Bersetubuh dengan nyali harapan

Jika kau baca ini, bacalah dengan hati suka
Karena aku akan percaya
Bahwa memang kaulah
Selimut nafasku dalam perjalananku untuk seterusnya

Bersamamu. . .

Minggu, 19 Agustus 2012

Man In The Moon

Aku berkata ini semua sudah cukup
Cara mencari muka didepanku tidak harus dengan selalu melambaikan tangan
Semua sesuai dengan rencanaMu
Tidak semua orang mengerti akan semua itu, tapi mereka menyadarinya

Sesuatu yang buruk terjadi kemudian aku akan menangisimu itu pasti
Fatal adalah kata sukar yang sulit aku mengerti
Haluanmu hanya terjadi dibenakku
Kau memejamkan hati ini dengan tidak memahamiku

Lihat kini angin berpihak padaku
Mereka mencoba menyeimbangkan
Menyeimbangkan tubuh ini yang berdiri tidak lagi tegap
Dan juga mereka mencoba mewarnai oksigen dengan semerbak rambutku

Tapi entah mahkotaku ini tak juga membuatku ingin bersuka
Pohonpun tak lagi bisa menutupinya dengan daun yang ia miliki
Sehingga begitu saja ia terkena paparan matahari
Yang semakin membuat perasaan ini menjadi butiran api

Semua ini tentang kita
Dimana kau mencaciku dengan lembutmu
Di lain sisi aku mencoba tahu apa yang sedang kau alami
Tapi sekarang tak sekalipun kau memihakku ?

Jika memang kau tak lagi menginjak bumi ini
Turutlah berduka karena kau meninggalku
Aku akan tetap membuat semua ini begitu berarti
Dan terus membayangi mimpiku dengan kekamuanmu

Aku tahu kau tidak akan kemana-mana
Biar siang menjadi panas karena sinarnya sendiri
Dan malam menjadi keruh karena bulannya sendiri
Supaya kau tahu itulah yang sedang aku alami saat ini

Tak disampingmu
Tak lagi saling bicara
Tapi kau akan selalu bersamaku walau aku tak tahu
Tidak adilkan ?

Jumat, 17 Agustus 2012

Agendaku Dengan Berbagai Cinta dan Hidup

Buat dirimu menjadi berarti
Bukan berarti kau melupakan harapan
Seperti burung yang entah mengapa
Tak lagi merasa ingin terbang

Jatuhkan misil ketika perang
Bukan berarti kau pasti akan menang
Melainkan mereka akan tahu betapa kau
Sungguh - sungguh dalam mencapai tujuanmu

Menjadikan hidup lebih berarti
Bukan berarti kau melupakan cinta
Seperti melupakan keindahan pelangi
Saat ia tidak datang kecuali sehabis hujan

Kita pergi bukan berarti film yang ditayangkan jelek
Melainkan tidak seperti yang kita harapakan
Disitu ada kekecewaan
Disitu ada rasa ingin...entahlah

Berjalan bukan menggunakan kaki
Tapi harus dengan perasaan
Dimana kau akan menikmati waktu
Yang sama sekali berbeda dengan biasanya

Saat 1 langkah bisa membawamu ke babak selanjutnya
Pastikan langkah kedua adalah dimana orang-orang akan mendukungmu
Dan langkah ketiga adalah dengan jerih payahmu menjadi yang terbaik
Dan langkah selanjutnya adalah selalu menoleh ke belakang, melihat kekurangan kita dan tidak melupakan apa yang kecil

Berjanji bukan salah satu tahap kedewasaan
Tapi berjanji adalah dimana kau bisa menjadi dewasa
Bukan dengan kata-kata kau berjanji
Tapi dengan berjanji kau menjadi sempurna

Jam 12 malam seseorang mengajakmu pergi
Itu adalah panggilan untuk melakukan seks
Ketika seseorang menelpon tepat tengah malam
Ada isi hati yang siap untuk dibagikan dan kita harus mengatakan "semua akan baik-baik saja."

Jauh ketika ketika kecil adalah untuk dimanjakan
Saat kita remaja adalah saat untuk melakukan proyek-proyek hidup
Suatu saat jika kita dewasa adalah saatnya untuk menikmati kegagalan
Saat umur kita 30 tahun, saat kita untuk berbagi kesangan
Dan ketika kita berumur 40 tahun, saatnya kita untuk mentraktir.
Jika sudah tua, bukan berarti kita tahu apa yang ada didalam setiap anak cucu kita
Melainkan tahu bagaimana kita harus memberi saran dan melepas apa yang sudah kita cintai
Untuk selamanya...

Rabu, 15 Agustus 2012

Katak Tak Tahu Daun Bergerak

Dengar...
Aku tahu di titik sana ada perkumpulan katak yang tahu akan datangnya hujan.
Sssttt...
Dengar lagi?
Mereka sedang membicarakan hujan seperti apa yang akan datang nanti.
Lihat!
Disana!
Keluar satu saat tetes hujan pertama turun.
Ada lagi disana!
Ia kelaur saat tanah menyipratkan debu-debunya.
Tapi tunggu.
Aku melihat yang satu disana hanya duduk bersantai.
Tak bergerak.
Tak bergeming.
Tidak menyeringai seperti katak yang lain.
Apa?
Mengapa?
Dibawah daun itu ia seakan berteduh.
Dariapa?
Bukankah katak suka hujan?
Tidak ada suara dari tenggorokannya.
Tidak ada loncatan yang menggairahkan dari kakinya.
Mengapa?
Apakah ia tak tahu ada hujan karena daun diatasnya tak bergerak?


Selasa, 14 Agustus 2012

Percakapan

Maroon : "Apa arti warnamu?"
Jingga : "Ehmm, tak tahu. Apa setiap warna mempunyai artinya sendiri-sendiri?"
Maroon : "Entahlah."
Jingga : "Lalu kau mengapa kau tanyakan hal itu padaku?"
Maroon : "Aku hanya iri padamu. Setiap hari kau disebut-sebut sebagai penghuni pelangi setiap kali ia muncul. Sedangkan aku hanya sebatas warna diatas kertas."
Jingga : "Hei, bukankah kita sama-sama menariknya?"
Maroon : "Ah, aku meragukan itu. Bahkan kau ada diurutan kedua setelah merah. Prestasi yang sangat baik. Darimana aku dapatkan yang seperti itu?"
Jingga : "Tidak. Bukan. Jika kau ingin tahu mengapa aku dapat posisi itu, kau sadari dulu apa yang telah kau lakukan saat usiamu sekarang. Mereka menjadikan aku kedua karena aku terpilih. Aku dipilih olehNya. Tidak satupun orang hebat yang dapat memilihku dimuka dunia."
Maroon : "..."
Jingga : "Lagi pula aku suka dengan grup Band yang mempunyai nama sepertimu, yaitu Maroon 5. Lihat, ada lima lagi. Prestasi dunia yang sangat hebat. Tidak seperti aku. Aku diingat saat ada pelangi muncul. Itu pun tidak semua orang tahu. Terkadang kau tidak mengerti apa yang aku rasakan. Tapi dilain sisi aku berguna. Aku mengindahan warna pelangi sehabis hujan. Mengerti maksudku?"
Maroon : "Yah... Kita memang punya ciri khas tersendiri."
Jingga : "Jadi jangan lihat apa yang terjadi sekarang padaku. Lihat dirimu yang dulu. Tanpa kau, manusia lain juga tidak memperdulikanku."
Maroon : "Aku mengerti."
Jingga : "Jangan bersedih lagi, ya? Hei, aku akan pergi untuk menghiasi pelangi. Kau tahu? Kau juga punya jadwal pertunjukkan, kan? Aku akan melihatnya dari sana. Oke?"
Maroon : "Yah... Aku juga akan melihatmu dari sini. Selamat berjuang."
Jingga : " ^^ "

Percakapan ini hanya terjadi di benak seorang pecandu obat-obatan. Jadilah dirimu sendiri. :)

Minggu, 12 Agustus 2012

"Kata" ?

Dunia ini hanya kata-kata, kan?
Ketika kita hanya diam dan tak menikmati waktu yang tersisa, akan ada penyesalan.
Saat kita kaya dan menemukan kepingan emas, bisa dikatakan kita dipuncak kejayaan.
Jika ingin melalui masa-masa sulit dan datang seorang sahabat dan berkata, "Hidup ini singkat. Lalui sesukamu."
Waktu yang sudah-sudah ingin diulang? Itu tidak mungkin.
Ingin yang mati kembali hidup, teman berkata, " Jadilah TUHAN."
Saat kita datang dan tidak disambut, akan terjadi kegagalan informasi.
Hanya untuk sekedar tahu, datang seorang guru pada muridnya dan bertanya apa yang sedang murid itu lakukan.
Dua orang saling membicarakn temannya yang lain.
Dan masih banyak lagi.
Komunikasi...
Cinta pun gagal tanpa itu.
Tanpa kata-kata.
Sebuah rapat dewan pun akan porak poranda jika si pembicara tidak tahu harus berkata apa.
Itu semua memungkinkan kita semua, seluruh bumi, jatuh dan perang.
Semua itu seperti seorang pria tanpa jiwa prianya.
Seperti anak kecil kehilangan mainan kesayangannya.
Setiap hari akan sama jika apa yang ada dipikiran tidak bisa dituangkan secara mendidih.
Setiap hari akan banyak hujaman-hujaman, umpatan-umpatan.
Itulah mengapa kita berbahasa.
Berkata-kata.
Berbincang.
Mengeluarkan maksud yang ada dipikiran.
Untuk menjelaskan aku mencintaimu.
Aku merindukanmu.
Aku mengerjaimu.
Aku mengikutimu.
Untuk menepati janji.
Untuk mengerti sebuah tindakan.
Perbincangan.
Pertimbangan.
Pergaulan.
Perikatan antar sesama.
Semua itu adalah bahasa per kata.
Tak satupun ada orang yang mengerti arti tindakan menguap, tanda ia kelelahan dan ingin memejamkan mata tanpa memperjelasnya dengan, "Aku kekurangan oksigen dan sangat membutuhkan air".
Tidak akan satu orang pun tahu arti colekkan tanda ia bergairah.
Semua hanya masalah waktu.
Aku mempelajari mereka mulai dari apa saja kata yang keluar saat mereka bicara.
Perkataan yang bagaimana agar orang lain tahu apa yang ia katakan.
Kata mengubah dunia.
Kata mempelajari jaman.
Kata meraup energi dari manusia.
Kita tebelenggu dengan kata dan berkata-kata sesuai dengan pikiran kita.
Jika aku menulis ini, bukankah aku berbicara dengan kata-kataku sendiri?

Sabtu, 11 Agustus 2012

Brain, Define Love, Please...

Love is sharing
Love is understanding
Love is complementary
Love is using heart
Love is you as Romeo and I as Juliet
Love is life
Love is respecting
Love is hang on each other
Love is all about you and me
Love is creating something new
Love is Forever if you can hold it
Love is hang out together with no doubt
Love is friendship
Love is a clock, keep ticking no matter time
Love is future
Love is secrifice
Love is how to make an action
Love is propose
Love is laughing
Love is everything
Love is the best
Love is Miracle

But...

Love can be broke
Love can be destroyed
Love can be die
Love can be nonsense
Love can be separate the two of us
And love is gonna be single

Hati Yang Terdalam Berkata

Ketika satu cara tak membuat segalanya menjadi indah
Aku hanya sebuah ranting tanpa cabang
Ranjau tak lagi meledakkan tanah
Karena begitu jauh terlihat dari kaki diatasnya
Satu keyakinan bahwa dunia ini masih dalam kelamnya saat malam
Embun pagi pun berubah menjadi serbuk-serbuk kehidupan
Yang tak lagi menjadi pertanda sebuah awal
Namun saat semua awan tergantung pada lekukan puncak gunung saat siang
Itulah disaat hati ini sedikit goyah
Biru laut dan langit pun menjadi pilu
Hei, disana aku seharusnya berada
Di tengah banjirnya kesayangan
Dan dengan mudah meluap-luap
Seharusnya sekarang ini aku berdiri dihadapannya
Membicarakan betapa kalutnya perasaan ini
Meributkan tindakan-tindakan yang tidak sepadan
Ikatan ini seharusnya tidak seperti seks
Ketika sama-sama sudah berhasil mencapai klimaksnya
Dan...sudah
Tidak
Seharusnya ini menjadi darah
Menggumpal saat tidak mendapat asupan air selama 72 hari
Herannya semua itu hanya terkadang terjadi
Satu menganggap satu adalah rumit untuk dimengerti
Yang satu mengganggap satunya tidak menarik harapannya
Begitu dengan seringai bintang yang hilang karena harus menemukan cintanya di bumi
Dengan susah bintang itu turun hanya untuk mencari langkah awalnya
Begitu dapat, ia tak bisa kembali untuk bersama dengan bulan
Karena saat itu bulan belum menampakkan cahayanya karena hanya tertutup bumi
Dan kini, bintang hanya bisa merasakan bulan tanpa bisa menyentuhnya

Rabu, 01 Agustus 2012

Sadarkan aku.

Bagai dunia tidak dengan jantungnya yang berdetak
Begitu juga tangan ini telah lelah menopang

Tidak sulit untuk sanggup
Tapi sangat sulit untuk mengatakannya itu mudah

Masih sekecil inikah hati untuk tahu tentang bagaimana cara
Cara untuk menjadikan semua indah ?