Entah...
Jadikan itu seperti ini.
Aku mengenal seseorang yang aku tidak tahu berasal darimana, siapa dan bagaimana. Yang aku tahu adalah dia orang yang baik dan yang jelas aku satu pekerjaan otak dan tangan dengannya, dan juga teman sepenanggunganku yang lain. Butiran-butiran inspirasiku datang dari mereka. Beranjak dari tidak tahu menjadi lebih tahu. Berkelahi dengan udara dan waktu untuk menjadikan beban duniawi kami selesai tepat waktu. Hebatnya, aku memandang teman yang baru aku kenal ini berkepribadian menarik dari yang lain.
Wow...
Hari berlanjut entah kemana dan aku hanya ikuti jejaknya. Aku kirim berbagai tulisan biasa ku melalui secarik gerak tangan dan aku tambahkan dia sebagai daftar orang yang ingin aku bagi jerih jariku sebelum terlelap. Dia pun tertarik. Hmmm. Dari situ aku berpengetahuan bahwa dia orang yang klasik. Suka dengan hal-hal yang terkadang orang lain pun pasti menguap dan menganggap sebuah karya adalah membosankan.
Suara orang asing itu terdengar sayu dengan lentik alisnya yang tebal. Menandakan manusia itu sangat berpendirian teguh. Rambut yang hitam adalah sifat alaminya. Badannya yang panjang mengalahkan egoku untuk menyapa tiap bertemu. Cara jalan yang sedikit melebar merupakan kesederhanaan. Atas semua kesempurnaan itu, sering membuat hati ini sedikit terasa panas jika matahari dikelilingi oleh planet-planetnya. Bagaimanapun, permulaan adalah cara pandangku melihatnya.
Hari seperti awan. Pasti putih bersih atau hitam seperti mendung. Tak sering bertegur dengan layar kecil ditangan. Hanya sering mengungkapkan kerinduan saat bunyi itu datang dan nampak "bagaimana dengan alunan jarimu?". Itu adalah tegur sapa yang bijak. Aku belum tahu seberapa dia dan masih belum tahu dia. Aku tidak ingin mengorek-ngorek karena aku pikir wanita tidak melakukan itu. Ya, memang aku tertarik dengan dia, sebatas yang aku tahu saat ini sampai entah kapan. Selanjtunya, biar kulitnya yang menggerayangi nasibnya di kota yang mulai ramai ini. Hingga, jika saling bertemu, tak lupa bahwa terkadang kami saling menggugah. Yap... Jika semua berlanjut, biar selalu apa adanya. Jika tidak, perubahan tidak akan merubah apapun kan?
Salam kenal untuk dia dan terima kasih Kakak (jika boleh kusebut dia begitu ^^ ).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar